Portal Akemena – Proyek revitalisasi Kolam Refleksi Lincoln yang diumumkan oleh Presiden Donald Trump pada bulan April lalu memicu perdebatan terkait biaya dan efektivitas perbaikan. Trump menyatakan bahwa proyek tersebut akan menghabiskan dana sebesar $1,5 juta untuk melapisi permukaan granit kolam yang telah ada. Dalam sebuah rapat kabinet, Presiden menegaskan bahwa pemerintah sebelumnya menghabiskan “ratusan juta dolar” tetapi gagal menyelesaikan permasalahan.
Kolam yang dibangun pada 1920-an ini terletak di antara Lincoln Memorial dan Washington Monument, menjadi salah satu ikon penting di Washington. Momen bersejarah terjadi di tempat ini ketika Martin Luther King, Jr. menyampaikan pidato terkenalnya pada tahun 1963. Proyek renovasi yang dilakukan oleh Obama sebelumnya menghabiskan setidaknya $34 juta dan rampung pada tahun 2012, namun tidak ada perbaikan besar yang dilaksanakan oleh pemerintahan Biden.
Meskipun Trump mengklaim bahwa anggaran proyek perbaikan kolam hanya sekitar $1,5 juta hingga $2 juta, catatan pengeluaran federal menunjukkan bahwa kontrak lebih dari $14,8 juta telah diberikan untuk proyek ini hingga saat ini. Proyek perbaikan di era Obama mengatasi berbagai masalah seperti kebocoran dan penumpukan alga dengan pengimplementasian sistem filtrasi baru.
Chuck Sams, mantan direktur National Park Service, menyatakan bahwa rencana rehabilitasi total gagal dilanjutkan ketika perkiraan biaya melebihi $100 juta. Di sisi lain, juru bicara Gedung Putih, Taylor Rogers, merespon klaim Trump dengan menegaskan bahwa upaya saat ini adalah untuk memulihkan kolam menjelang peringatan 250 tahun Amerika Serikat, jauh lebih efisien dibandingkan pemerintahan sebelumnya.
Pembentukan kolam ini dilakukan dengan teknik baru untuk mencegah kebocoran, dan proyek tercatat telah berhasil membersihkan lebih dari 10 dumpster sampah. Sementara itu, kritik terus bermunculan terkait perbedaan antara angka yang dinyatakan oleh Trump dan catatan pengeluaran resmi.