Portal Akemena – Sebanyak 3.588 personel gabungan dikerahkan untuk mengamankan aksi unjuk rasa di Gedung DPR RI, Jakarta, pada hari ini. Aksi tersebut melibatkan sekitar 300 peserta yang berencana menyampaikan aspirasi mereka di lingkungan gedung legislatif.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, mengungkapkan bahwa penugasan ini melibatkan berbagai instansi, termasuk TNI dan Polri, serta dukungan dari Dinas Perhubungan dan Satuan Polisi Pamong Praja. Pengamanan dilakukan sebagai langkah antisipasi untuk menjaga ketertiban dan keamanan selama demonstrasi berlangsung.
Polda Metro Jaya, sesuai dengan arahan Kapolda, menekankan pentingnya pendekatan humanis dalam melaksanakan pengamanan. “Petugas pengamanan akan bertindak sabar dan tidak terprovokasi,” jelas Budi. Dia menambahkan, tujuan utama dari pengamanan ini adalah untuk memastikan bahwa penyampaian aspirasi mahasiswa dapat berjalan aman dan damai.
Dalam kebijakan tersebut, dijelaskan bahwa penggunaan senjata api tidak diperbolehkan. Selain itu, baik peserta aksi maupun petugas pengamanan diimbau untuk memperhatikan keselamatan diri dan orang lain, menjalankan tanggung jawabnya serta menghormati kepentingan masyarakat umum.
Kondisi ini menciptakan harapan agar proses unjuk rasa berlangsung lancar, tanpa adanya insiden yang merugikan. Pihak kepolisian juga mengingatkan masyarakat untuk mencari jalur alternatif, mengingat adanya potensi kemacetan di sekitar lokasi aksi. Keberadaan personel gabungan ini diharapkan dapat menciptakan situasi yang kondusif bagi semua pihak yang terlibat.