Portal Akemena – Klub sepak bola AC Milan sedang berupaya untuk menunjuk Andoni Iraola sebagai pelatih kepala mereka yang baru. Saat ini, Milan telah merencanakan pertemuan kedua secara langsung antara Iraola dan perwakilan klub yang dijadwalkan berlangsung di London dalam beberapa jam ke depan. Langkah ini diambil oleh pemilik klub, Gerry Cardinale, yang ingin bergerak cepat dalam proses pengangkatan agar tidak kalah bersaing dengan Crystal Palace, tim lain yang juga mengincar Iraola.
Langkah Awal Milan untuk Merekrut Iraola
Milan sebelumnya telah menghubungi Iraola pada 15 Mei lalu. Dalam pertemuan itu, Cardinale, bersama dengan legenda klub Zlatan Ibrahimovic dan penasihat Massimo Calvelli, menyatakan ketertarikan mereka untuk melibatkan mantan pelatih Bournemouth ini dalam proyek tim Rossoneri. Kontrak yang dipersiapkan dikabarkan berkisar di atas €3 juta per musim, dengan bonus yang terkait dengan kualifikasi Liga Champions.
Keinginan Milan untuk merekrut Iraola merupakan bagian dari upaya mereka untuk mendapatkan pelatih yang dapat membawa tim mencapai performa maksimal di kancah Eropa. Dengan prestasi yang ada, Iraola dianggap sebagai kandidat yang menjanjikan untuk mengisi posisi yang ditinggalkan oleh pelatih sebelumnya.
Hambatan dari Keluarga Iraola
Meskipun tertarik untuk bergabung dengan Milan, Iraola menghadapi kompleksitas terkait keluarganya yang sudah menetap di Inggris. Hal ini menjadi faktor penting yang dapat dimanfaatkan oleh Crystal Palace dalam menggaet mantan pelatih tersebut, setelah kepergian Oliver Glasner. Milan menyadari bahwa tantangan yang ditimbulkan oleh ketertarikan dari klub Premier League ini bisa menjadi penghalang bagi mereka, sehingga mereka berupaya untuk mempercepat diskusi.
Pembicaraan dengan Rangnick
Di samping mencari pelatih, Gerry Cardinale dan Zlatan Ibrahimovic juga melakukan perjalanan ke Wina untuk mengadakan pembicaraan dengan pelatih tim nasional Austria, Ralf Rangnick, mengenai peran direktur olahraga di klub. Rangnick sendiri memiliki pengalaman yang cukup beragam, termasuk saat menjabat sebagai manajer Manchester United, meskipun masa tersebut diwarnai dengan kesulitan.
Rangnick kini telah berhasil membangun kembali reputasinya dengan membawa tim Austria lolos ke Euro 2024 dan Piala Dunia. Penunjukan Rangnick sebagai direktur olahraga diharapkan dapat memberikan kontribusi positif dalam pengembangan tim Milan ke depan.
Potensi Penggantian di Posisi Manajerial
Selain Iraola dan Rangnick, AC Milan juga mempertimbangkan nama-nama lain untuk mengisi posisi direktur sepak bola, termasuk Ian Ayre yang sebelumnya menjabat sebagai CEO di Liverpool, serta Lee Congerton yang pernah menjabat sebagai kepala rekrutmen di Atalanta. Pengangkatan salah satu dari mereka diharapkan mampu memberikan warna baru dalam manajemen klub dan membantu proses pencarian pelatih yang tepat.
Kesimpulan
Proses pencarian pelatih dan struktur manajerial di AC Milan menunjukkan bahwa klub bertekad untuk kembali bersaing di tingkat atas sepak bola Eropa. Dengan berbagai pilihan pelatih dan direktur olahraga yang sedang dieksplorasi, Milan berada dalam fase penting untuk menentukan arah tim yang lebih baik di masa depan. Perkembangan ini tentunya menarik untuk diikuti, mengingat ambisi klub yang besar dan tantangan yang harus dihadapi dalam prosesnya.