Portal Akemena – Layanan CarryMen kini hadir di pasar Lajpat Nagar, New Delhi, untuk membantu para pembeli dalam membawa barang belanjaan mereka. Diluncurkan pada bulan April 2023, CarryMen menawarkan asisten pria dan wanita selama maksimal empat jam dengan tarif mulai dari 79 rupee (sekitar Rp 15.000) untuk 30 menit, dan 149 rupee untuk satu jam.
Pendiri CarryMen, Ritu Kandari Srivastava dan Kanishka Malhotra, mengembangkan ide ini setelah mengalami kesulitan saat membawa anak-anak mereka dan barang belanjaan di pasar. Mereka menciptakan layanan ini untuk memberikan kemudahan bagi pelanggan, terutama bagi wanita hamil, ibu dengan anak kecil, orang tua, dan penyandang disabilitas yang kesulitan menavigasi keramaian pasar.
Namun keberadaan CarryMen memicu perdebatan terkait hak istimewa kelas menengah di India dan apakah layanan ini hanyalah bentuk eksploitasi terhadap pekerja. Kritikus menuduh bahwa para asisten ini merupakan “coolies” yang terjebak dalam ekonomi gig yang tidak adil. Ritu menanggapi kritik tersebut, menegaskan bahwa semua pekerja mereka adalah karyawan tetap dengan gaji penuh, bukan pekerja lepas.
Sejak diluncurkan, CarryMen telah mendapatkan banyak perhatian, dengan ratusan permintaan layanan setiap harinya, terutama pada akhir pekan. Dengan cepat, mereka merencanakan ekspansi ke pasar lainnya di India, termasuk Chandni Chowk pada bulan Juli mendatang.
Walaupun CarryMen beroperasi dengan tujuh karyawan saat ini, beberapa pengamat menyoroti tantangan untuk keberlanjutan layanan ini di masa depan. Aktivis buruh, Akriti Bhatia, mengingatkan bahwa banyak startup yang mulai dengan prosedur yang baik akhirnya beralih ke model yang lebih eksploitatif seiring berkembangnya bisnis.